Perangkat
Spesifikasi minimum perangkat BoxOS
Halaman ini menjawab satu pertanyaan yang paling sering masuk sebelum orang belanja: PC apa yang harus saya beli. BoxOS adalah photobox self-service — tamu membayar dan menjepret sendiri tanpa ada operator yang menunggu di sebelahnya — jadi mesinnya harus bisa jalan seharian tanpa ditolong. Angka di bawah ini bukan angka pemasaran. Semuanya diambil dari aplikasi booth-nya sendiri, dan kolom penjelasan di setiap baris menyebut dari mana angkanya datang.
Tabel spesifikasi
Baca penandanya dulu, karena keduanya berbeda arti: Wajib berarti aplikasi memang tidak bisa jalan tanpa itu — kalau salah, booth tidak menyala dan support pun tidak bisa menolong. Sementara Rekomendasi adalah saran kami yang tidak diperiksa oleh siapa pun: perangkat yang lebih lemah tetap bisa dipakai, hanya lebih lambat. Dari seluruh daftar di bawah, 5 baris masuk kategori Wajib.
Sistem operasi
Wajib- Minimum
- Windows 10 64-bit (versi 1809)
- Rekomendasi kami
- Windows 11 64-bit
Aplikasi dibangun di atas Electron 35, yang sudah tidak mendukung Windows 7, 8, dan 8.1. Windows 10 versi 1809 adalah batas terbawah yang masih bisa menjalankannya.
Arsitektur prosesor
Wajib- Minimum
- x64 (Intel/AMD 64-bit)
- Rekomendasi kami
- x64 (Intel/AMD 64-bit)
Installer hanya tersedia untuk x64. Tidak ada versi 32-bit, dan tidak ada versi untuk laptop Windows ARM (mis. Snapdragon) — di perangkat itu tidak ada yang bisa dipasang.
Hak akses saat install
Wajib- Minimum
- Administrator
- Rekomendasi kami
- Administrator
Installer memasang aplikasi untuk seluruh mesin dan mendaftarkan autostart booth, jadi butuh hak administrator sekali saat pemasangan.
Komponen Windows
Wajib- Minimum
- Windows PowerShell + .NET Framework 4.8
- Rekomendasi kami
- Windows PowerShell + .NET Framework 4.8
Keduanya sudah terpasang bawaan di Windows 10 dan 11 — tidak ada yang perlu Anda install. Konsekuensinya: Windows edisi S mode dan Windows IoT Core tidak bisa dipakai.
Ruang disk bebas
Wajib- Minimum
- 500 MB bebas (batas keras)
- Rekomendasi kami
- SSD, sisakan minimal 5 GB bebas
Di bawah 500 MB bebas, aplikasi MENOLAK memulai sesi baru — ini penjagaan agar foto tamu tidak gagal tersimpan di tengah sesi. Pakai SSD, bukan HDD: menulis foto sesi ke disk lambat akan terasa sebagai UI yang nyangkut.
Jaringan
Rekomendasi- Minimum
- Internet apa pun yang stabil
- Rekomendasi kami
- Uplink yang benar (bukan tethering HP di ruangan penuh)
Foto tetap tersimpan lokal dan tercetak walau internet mati — upload menyusul otomatis. Tapi hasil upload per foto dibatasi 500 KB justru karena pernah ada venue yang butuh 194-253 detik untuk satu file 1,4 MB sampai koneksinya timeout.
RAM
Rekomendasi- Minimum
- 8 GB
- Rekomendasi kami
- 16 GB kalau memakai flipbook
Saat menyusun hasil cetak, aplikasi memegang kanvas 2400x3600 (sekitar 35 MB) bersamaan dengan foto asli yang masih terbuka. Fitur flipbook jauh lebih berat lagi: sekitar 180 MB frame sekaligus, dan tamu merekam 6 kali sebelum memilih.
Prosesor
Rekomendasi- Minimum
- 4 core, mini-PC kelas Intel Core i3 generasi 10 atau AMD Ryzen 3 4000
- Rekomendasi kami
- Core i5 / Ryzen 5 generasi terbaru
Yang memakan CPU di akhir sesi: menyusun foto cetak, dan meng-encode GIF (proses ini bisa berjalan beberapa kali sampai ukuran filenya pas). Prosesor lemah tidak membuat hasilnya jelek — hanya membuat tamu menunggu lebih lama di layar hasil.
Penyimpanan
Rekomendasi- Minimum
- SSD 128 GB
- Rekomendasi kami
- SSD 256 GB
Satu sesi self-service menulis beberapa puluh MB, dan file lokal dihapus otomatis HANYA setelah semuanya berhasil ter-upload. Kalau booth sering offline, file menumpuk — jadi ruang lega itu jaring pengaman, bukan kemewahan.
Layar
Rekomendasi- Minimum
- Layar sentuh, orientasi portrait atau landscape
- Rekomendasi kami
- Layar sentuh Full HD
Seluruh alur tamu dijalankan dengan sentuhan. Orientasi layar diatur dari pengaturan booth, jadi monitor portrait maupun landscape sama-sama bisa dipakai.
Printer foto
Rekomendasi- Minimum
- DNP atau Epson photo printer
- Rekomendasi kami
- DNP DS-RX1HS atau DS620A
Yang sudah kami uji langsung: DNP DS-RX1, DS-RX1HS, DS620A, dan Epson L8050. Printer dye-sub seperti DNP jauh lebih cepat per lembar dan jauh lebih cocok untuk booth ramai daripada inkjet.
Kamera
Rekomendasi- Minimum
- Webcam USB apa pun yang dikenali Windows
- Rekomendasi kami
- DSLR/mirrorless yang ada di daftar kompatibilitas
Webcam adalah cara termurah untuk mulai dan tidak butuh driver tambahan. Untuk kontrol shutter dari aplikasi, kameranya harus ada di daftar yang didukung — cek di halaman kompatibilitas kamera.
Yang membuat booth tidak jalan
Ini bukan daftar preferensi. Semua hal di bawah ini pernah benar-benar menghentikan booth di lapangan, atau memang konsekuensi langsung dari cara aplikasinya dibangun. Cek satu-satu sebelum membeli perangkat, bukan setelahnya.
Windows 32-bit atau laptop Windows ARM
Installer hanya ada untuk Windows 64-bit Intel/AMD. Di Windows 32-bit maupun laptop ARM seperti Snapdragon, tidak ada file yang bisa dipasang — ini bukan soal kencang atau tidak, memang tidak tersedia.
Windows 7, 8, atau 8.1
Sudah tidak didukung oleh kerangka aplikasi yang kami pakai. Batas terbawah adalah Windows 10 versi 1809.
Windows S mode atau Windows IoT Core
S mode hanya mengizinkan aplikasi dari Microsoft Store, sedangkan pemasangan kami di luar Store. IoT Core tidak punya komponen Windows yang dipakai untuk mencetak.
Antivirus tanpa pengecualian
Aplikasi kami belum bersertifikat penandatanganan kode, jadi antivirus kadang mengarantina komponen penghubung kamera. Perangkat harus bisa menambahkan pengecualian di Windows Defender atau antivirus yang dipakai.
Status monitor printer masih menyala
Jendela status atau progress bawaan driver printer akan muncul di atas layar booth di tengah sesi. Matikan dari pengaturan driver saat memasang booth — driver Epson dan Canon paling sering melakukan ini.
Menjalankan dua aplikasi booth di satu PC
Hanya satu instansi yang boleh jalan per perangkat. Instansi kedua akan menolak berjalan, karena database, penghubung kamera, dan printer tidak bisa dipakai berbarengan.
Kabel USB charge-only untuk kamera
Penyebab paling sering dari "kamera tidak terdeteksi". Kabel bawaan charger HP sering tidak punya jalur data: kamera menyala dan terisi daya, tapi tidak akan pernah muncul di aplikasi.
Kamera: daftarnya ada di halaman sendiri
Model kamera yang didukung tidak kami tulis ulang di sini, supaya tidak ada dua daftar yang bisa saling basi. Daftar lengkapnya diambil langsung dari SDK resmi Canon, Nikon, dan Sony, lengkap dengan cara menyetel mode USB kamera kalau tidak terdeteksi.
Cek kompatibilitas kameraPertanyaan yang sering muncul
Bisa pakai laptop biasa, bukan mini-PC?
Bisa. Yang menentukan bukan bentuk perangkatnya, tapi baris-baris bertanda Wajib di tabel di atas — laptop yang lolos baris itu sama sahnya dengan mini-PC. Yang perlu disiapkan cuma hal operasional: booth menyala berjam-jam, jadi matikan mode tidur Windows dan pastikan port USB-nya cukup untuk kamera dan printer sekaligus.
PC saya di bawah baris Rekomendasi. Berarti tidak boleh dipakai?
Boleh, dan tidak ada yang akan memblokirnya. Baris bertanda Rekomendasi tidak diperiksa aplikasi — itu angka yang kami turunkan dari beban memori dan CPU yang benar-benar dikerjakan aplikasi saat menyusun hasil. Di bawah itu booth tetap jalan, hanya lebih lambat di layar hasil, dan lambat di booth self-service berarti antrean. Yang benar-benar membuat booth tidak jalan hanya baris bertanda Wajib.
Kalau anggaran saya cuma cukup untuk satu upgrade, upgrade apa?
SSD, bukan HDD. Alasannya ada di kolom penjelasan baris penyimpanan: setiap sesi menulis foto tamu ke disk, dan disk lambat terasa sebagai layar yang nyangkut justru saat tamu sedang menunggu hasilnya. Setelah itu baru RAM, terutama kalau Anda mengaktifkan flipbook.
Kamera dan printer saya bagaimana, ada di tabel ini juga?
Barisnya ada, tapi daftar model lengkapnya sengaja tidak ditaruh di sini supaya tidak ada dua daftar yang bisa saling basi. Untuk kamera, cek halaman kompatibilitas kamera — daftar di situ diambil dari SDK resmi pabrikannya, bukan karangan kami. Untuk printer, baris printer di tabel di atas menyebut mana saja yang sudah kami uji sendiri.
Perlu internet kencang?
Tidak. Foto tetap tersimpan lokal dan tetap tercetak walau internet mati, lalu upload menyusul otomatis begitu koneksi kembali. Yang penting stabil, bukan cepat — dan kolom penjelasan di baris jaringan menyebut kenapa koneksi yang byar-pet lebih merepotkan daripada koneksi yang pelan.